MacBook Air Mulai Langka akibat Krisis RAM Global, Apple Arahkan Pembeli ke Versi Pro

MacBook Air Mulai Langka akibat Krisis RAM Global, Apple Arahkan Pembeli ke Versi Pro

05 Agustus 2026
Jakarta - Nasib apes sedang menimpa konsumen yang mengincar laptop tipis besutan Apple. Setelah sempat mengalami kenaikan harga akibat lonjakan biaya komponen, MacBook Air kini dilaporkan semakin langka di pasaran. Kelangkaan ini terjadi menyusul krisis rantai pasok memori (RAM) yang tengah menghantam industri teknologi global.

Laporan dari jurnalis teknologi Bloomberg, Mark Gurman, menyebutkan bahwa calon pembeli MacBook Air harus ekstra bersabar. Pengiriman unit yang dipesan melalui situs resmi Apple melorot hingga akhir Agustus atau bahkan awal September.

Indikasi kelangkaan ini terlihat jelas di toko online Apple. Varian MacBook Air M3 ukuran 13 inci maupun 15 inci dalam berbagai konfigurasi mengalami penundaan (delay) pengiriman secara masif. Semakin besar kapasitas RAM yang dipilih konsumen, semakin mengular pula daftar antrean pengirimannya.



Strategi Pengalihan yang Tak Biasa

Satu hal yang menarik, Apple secara agresif mulai mengalihkan fokus promosi mereka. Dalam kampanye tahunan Back to School, Apple justru gencar memajang MacBook Pro varian standar alih-alih MacBook Air yang biasanya jadi favorit para pelajar.

"Di seluruh situs web dan toko ritelnya, Apple secara terang-terangan mengarahkan pelanggan ke MacBook Pro entry-level ketimbang Air. Ini langkah yang sangat jarang, atau bahkan belum pernah mereka lakukan sebelumnya," tulis Gurman.

Strategi ini terbilang tidak biasa mengingat selisih harga MacBook Pro yang jauh lebih mahal. Langkah ini disinyalir diambil demi mengamankan margin keuntungan di tengah terbatasnya pasokan RAM.

Efek Domino Krisis Memori

Krisis pasokan komponen ini berimbas langsung pada dompet konsumen. Harga MacBook Air di sejumlah wilayah mencatatkan kenaikan imbas melonjaknya biaya produksi memori DRAM dan NAND flash global. Perangkat lain seperti iPad hingga Mac Mini juga tak luput dari penyesuaian harga.

Bahkan untuk menghemat stok RAM, Apple memangkas beberapa kombinasi kustomisasi RAM tinggi pada Mac Studio dan Mac Mini dari opsi pembelian online.

Sebagai langkah darurat untuk mengatasi kebuntuan pasokan ini, Apple dilaporkan tengah menjajaki kerja sama baru dengan produsen memori asal Asia demi mengamankan stok RAM untuk lini perangkat mereka mendatang.